SEMINAR TOEFL & IMKA 2025
Pada hari Rabu, 23 April 2025, telah dilaksanakan kegiatan Seminar TOEFL dan IMKA yang bertempat di Auditorium 2, Kampus 3, UIN Walisongo Semarang. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Bahasa Arab bekerja sama dengan UKM Lembaga Studi Bahasa UIN Walisongo Semarang. Tujuan dari kegiatan Seminar TOEFL dan IMKA ini adalah untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada peserta mengenai pentingnya TOEFL dan IMKA sebagai standar pengukuran kemampuan bahasa dalam dunia akademik serta sebagai salah satu syarat kelulusan di UIN Walisongo Semarang. Melalui seminar ini, peserta diharapkan memahami format, struktur, dan jenis soal yang diujikan, serta menguasai strategi dan teknik menjawab secara efektif, termasuk keterampilan menyimak, membaca, menulis, dan pengelolaan waktu. Selain itu, peserta juga diberikan kesempatan untuk mengikuti simulasi ujian TOEFL dan IMKA guna mengenali pola soal serta mengukur kesiapan mereka sebelum menghadapi ujian yang sesungguhnya.
Acara dimulai pada pukul 12.45 WIB, dipandu oleh Ibnu Ubaidillah dan Ria Hidani selaku pembawa acara. Rangkaian pembukaan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Selanjutnya, disampaikan beberapa sambutan, yang disampaikan secara berurutan oleh:
1. Figo Agastya Karnanto, selaku Ketua Panitia,
2. Suci Syafaati, selaku Ketua Umum HMJ Pendidikan Bahasa Arab,
3. Maurenza Nafidzul Haq Al-Ghiffari, selaku Ketua Umum UKM Lembaga Studi Bahasa,
4. Hj. Tutti Qurrotul Aini, M.S.I., selaku Kepala Jurusan S1 Pendidikan Bahasa Arab.
Rangkaian acara pembukaan ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh M. Gozali Manan. Memasuki inti acara, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi pertama tentang TOEFL, yang disampaikan oleh Badrus Salam, M.Pd.. Setelah sesi pertama selesai, peserta diberi waktu untuk ishoma (istirahat, sholat, dan makan), yang disertai dengan pembagian konsumsi kepada seluruh peserta. Setelah istirahat, kegiatan dilanjutkan dengan materi kedua mengenai IMKA, yang disampaikan oleh Diva Fakih Asshkiy Thalib, S.Pd.. Seminar berlangsung dengan tertib dan interaktif hingga berakhir pada pukul 17.15 WIB. Setelah pelaksanaan seminar, dilakukan simulasi pengerjaan TOEFL dan IMKA secara online yang difasilitasi oleh Lembaga Kajian dan Pengajaran Bahasa atau LKPB.
Hambatan dan Solusi
Dalam pelaksanaan kegiatan Seminar TOEFL dan IMKA 2025, terdapat beberapa hambatan yang dihadapi panitia. Salah satu hambatan utama adalah kurangnya komunikasi antaranggota panitia, yang sempat menimbulkan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan teknis acara. Untuk mengatasi hal tersebut, panitia dapat mengambil langkah dengan meningkatkan intensitas konfirmasi dan koordinasi internal, terutama apabila terjadi perubahan dalam konsep atau alur acara. Kedua, keterbatasan dana menjadi tantangan dalam memenuhi kebutuhan operasional kegiatan. Untuk mengatasinya, panitia dapat melakukan pencarian sponsor, penggalangan dana, serta menyesuaikan konsep acara dengan anggaran yang tersedia.
Hambatan lain muncul pada saat sesi istirahat (ishoma), di mana sebagian peserta tidak kembali ke ruangan untuk mengikuti materi kedua, khususnya materi IMKA. Untuk mengantisipasi hal ini di kegiatan selanjutnya, panitia dapat menerapkan sistem absensi dua sesi sebagai kontrol kehadiran. Selain itu, panitia juga dapat memberikan iming-iming berupa doorprize yang dibagikan di akhir acara, sertifikat hanya bagi peserta yang mengikuti penuh, atau pembagian souvenir menarik bagi yang bertahan sampai akhir. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan antusiasme dan partisipasi peserta sepanjang acara berlangsung.
L S B ✊🏻❗
I N N A L L A H A M A 'A N A ❗❗
-----------------------
Connect to our Social Media:
https://linktr.ee/lembagastudibahasa25


Komentar
Posting Komentar