LANGUAGE VILLAGE UKM LSB 2025
Language Village (LV) merupakan salah satu program kerja UKM Lembaga Studi Bahasa (LSB) UIN Walisongo Semarang yang bertujuan untuk mempererat solidaritas dan membangun motivasi kepada para anggota agar semakin semangat untuk belajar bahasa Inggris dan bahasa Arab sesuai dengan tema kegiatan yaitu “United by Language, Growing as a Family”. Language Village berisi berbagai kegiatan seperti perkenalan antara anggota dan pengurus, game bahasa, dan pemilihan ketua angkatan serta pembaiatan anggota baru. Sebanyak 90 peserta mengikuti kegiatan LV kali ini, yaitu dengan 52 orang anggota baru dan 38 orang panitia. Pendaftaran LV berlangsung dari 3 hingga 17 September 2025, dan kemudian diperpanjang sampai 22 September 2025.
Rangkaian Acara Utama (Jum’at, 26 September 2025) Berdasarkan Rundown: Presensi dan Persiapan Peserta (12.30 – 13.00 WIB) Peserta melakukan registrasi dan pengarahan awal dari panitia. Perjalanan ke Villa Bokong Semar (13.00 – 13.30 WIB) Peserta dan panitia menuju lokasi kegiatan. Opening Ceremony (14.00 – 14.30 WIB) Dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars LSB, serta sambutan Ketua Panitia, Ketua Umum LSB, dan Pembina LSB. Kegiatan ditutup dengan doa. Materi I - Kebahasaan (14.30 – 15.15 WIB) Penyampaian materi oleh pemateri mengenai pengembangan kemampuan berbahasa. Kemudian dilanjutkan dengan Ice Breaking, penjelasan tema, dan sesi tanya jawab. Materi II - Ke-LSB-an (15.15 – 16.00 WIB) Penyampaian materi mengenai organisasi LSB dan ruang lingkupnya, lalu ada sesi Tanya jawab. Latihan Pensi + ISHOMA (16.00 – 19.30 WIB) Persiapan peserta untuk penampilan kreativitas serta istirahat, sholat, dan makan. Pensi + Game Kebahasaan (19.30 – 22.30 WIB) Peserta menampilkan kreativitas serta mengikuti game kebahasaan untuk meningkatkan keakraban. Menggapai Mimpi (22.30 – 04.00 WIB) Waktu istirahat dan tidur untuk peserta dan panitia guna mempersiapkan kegiatan hari berikutnya.
Rangkaian Acara Utama (Sabtu, 27 September 2025) Berdasarkan Rundown: Sholat Subuh Berjamaah (04.20 – 04.45 WIB). Senam Pagi (04.45 – 05.45 WIB) Menjaga kebugaran sebelum memasuki kegiatan inti hari kedua. Outbond (05.45 – 07.00 WIB) Permainan luar ruang untuk melatih kerja sama tim dan rasa kebersamaan. Outbond disini berisi 3 permainan, yaitu estafet karet, voli air, dan ular balon. Bersih Diri & Renang (07.00 – 08.30 WIB). Sarapan (08.30 – 09.20 WIB). Pembaiatan Anggota (09.20 – 10.20 WIB) Proses pengukuhan anggota LSB secara resmi. Pengukuhan dilaksanakan dengan khidmat dibuka oleh ketua umum UKM LSB kemudian mengucap janji, lalu dilanjut dengan mencium bendera LSB dan bendera merah putih oleh seluruh peserta yang hadir. Pemilihan Ketua Angkatan (10.20 – 10.50 WIB) Musyawarah langsung guna menentukan ketua angkatan baru. Pemilihan ketua angkatan ini dilakukan dengan setiap kelompok mengirimkan 1 orang untuk menjadi kandidat calon ketua angkatan. Setelah itu, para calon kandidat menyampaikan visi misi mereka masing-masing. Untuk proses pemilihan Ketua Angkatan UKM LSB dilakukan dengan mekanisme berdiri di belakang masing-masing kandidat yang dipilih oleh peserta. Setelah seluruh peserta menentukan pilihannya, panitia melakukan perhitungan jumlah dukungan dengan menghitung peserta yang berdiri di belakang setiap kandidat. Kandidat yang memperoleh dukungan terbanyak ditetapkan sebagai Ketua Angkatan terpilih. Setelah kegiatan pemilihan ketua angkatan, terdapat kegiatan tambahan yaitu tukar kado. Kegiatan tukar kado diperuntukkan bagi seluruh anggota baru UKM LSB 2025 dengan batas maksimal harga kado sebesar Rp5.000,00. Teknis pelaksanaannya dimulai dengan setiap peserta memegang kado yang telah dibawanya. Selanjutnya, panitia akan menyanyikan sebuah lagu sementara para peserta memutar kadonya ke peserta di sebelah kanannya. Putaran kado akan berhenti ketika nyanyian panitia dihentikan, dan pada saat itulah kado yang sedang dipegang peserta menjadi miliknya.
Hambatan:
Terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan kegiatan LV ini. Pertama, terjadi keterlambatan dari kedua kloter peserta. Kloter pertama menyebabkan acara pembukaan terlambat untuk dimulai, sementara kloter kedua terlambat tiba karena kendala teknis Lala Move yang harus menempuh jarak jauh dan menyelesaikan pengangkutan barang. Kedua, terjadi miskomunikasi antara panitia dengan penanggung jawab (PJ) kelompok karena para PJ tersebut sulit dihubungi melalui grup WhatsApp. Ketiga, pada sesi outbound ular balon, terdapat peserta yang mengalami luka akibat jatuh. Keempat, jangkauan peralatan pengeras suara (mic) yang terbatas menyebabkan kegiatan outbound berlangsung kurang meriah, karena sie acara kesulitan memandu dan menghidupkan suasana. Kemudian, waktu pemilihan ketua angkatan yang terbatas. Terakhir, acara tukar kado berlangsung tidak terkendali karena kerusuhan yang dilakukan beberapa peserta, mengakibatkan sebagian peserta lain tidak kebagian kado.
Penanggulan Masalah dan Saran:
Keterlambatan peserta diatasi dengan segera memulai acara pembukaan begitu peserta kloter pertama tiba. Sementara itu, keterlambatan kloter kedua diantisipasi dengan beralih ke transportasi alternatif, yaitu sepeda motor, yang digunakan bersama oleh peserta dan pengurus untuk menuju lokasi. Miskomunikasi dengan PJ kelompok diatasi dengan mengadakan briefing khusus untuk mengumpulkan dan menyampaikan informasi kepada semua PJ. Kecelakaan saat outbound ditangani dengan membawa korban ke tempat yang aman untuk diberikan pertolongan pertama dan memastikan kondisi mereka stabil. Panitia memberikan arahan secara lantang kepada seluruh peserta untuk menggantikan fungsi pengeras suara (mic). Keterbatasan waktu pemilihan ketua disiasati dengan menyesuaikan dan menyederhanakan rancangan acara yang ada. Terkait kerusuhan saat tukar kado, solusinya adalah dengan memastikan dan mengecek ulang kado hingga dipastikan setiap peserta mendapat satu, dan memberikan jajanan sebagai pengganti bagi peserta yang tidak kebagian kado.



Komentar
Posting Komentar